PERANAN STATISTIKA DALAM KEGIATAN ILMIAH
Statistika dan Penggunaannya
Untuk
membahas kegunaan statistika, di bawah ini dikemukakan dua definisi tentang
statistika. Pertama, definisi menurut Boot
dan Cox (1970:3) yang menyatakan “Statistics is the body of theory and
methodology employed in analyzing and using numerical evidence to choose one
among several alternative decisions or action when not all revevant facts are
know.” Statistika adalah suatu kumpulan teori dan metodologi yang digunakan
untuk menganalisis bukti-bukti numerik guna menetapkan satu dari beberapa alternatif
keputusan atau tindakan, dimana tidak semua fakta yang relevan diketahui.
Kedua,
definisi menurut Sanders dkk.
(1980:6) “Statistics is the body of
principles and procedurses develop for the collection, classification,
summarization, interpretation, and communication of numerical data and the use
of such data.” Statistika adalah suatu kumpulan prinsip dan prosedur yang
dikembangkan untuk pengumpulan, pengklasifikasian, perangkuman, pemaknaan, dan
pengkomunikasian penggunaan data tersebut.
Dari
kedua difinisi tersebut diperoleh pengertian bahwa, statistika adalah sebuah ilmu terapan yang digunakan sebagai
sarana pengambilan keputusan jika tidak terdapat cukup bukti atau informasi
untuk pengambilan keputusan secara langsung. Jika Boot dan Cox lebih
menekankan statistka sebagai sarana manajerial, maka Sanders dkk. lebih menekankan pada bagaimana proses pengumpulan
data, pengolahan, interpretasi data. Dengan kata lain statistika adalah suatu
metodologi pengambilan keputusan atau tindakan berdasarkan data atau informasi
yang dikumpulkan secara sistematik.
Dengan
statistika memungkinkan seseorang mendeskripsikan hubungan antara dua variabel
atau lebih. Dengan diketahuinya hubungan-hubungan tersebut, maka seorang
peneliti dapat memberikan beberapa alternatif keputusan atau tindakan. Melalui
statistika seseorang dapat memprediksi apa yang akan terjadi, yakni dengan
menganalisis hubungan peristiwa-peristiwa masa lalu dengan apa yang akan
terjadi saat ini dalam masalah yang sama.
Sebagai
contoh, dalam dunia bisnis statistika dapat digunakan untuk memprediksi potensi
pasar atas suatu produk sehingga perencanaan produksi bisa diatur dengan resiko
kekeliruan yang sekecil-kecilnya. Dalam bidang rekayasa dengan statistika
memungkinkan seorang sarjana teknik memprediksi umur rata-rata suatu produk
sebelum terjadinya kegagalan fungsi suatu mesin atau sistem. Demikian pula
dalam bidang pendidikan dan psikologi, statistika dapat digunakan untuk
memprediksi perkembangan atau dampak dari suatu perilaku tertentu (Tedjo N. R.,
2006 : 1-2).
Dari
pengertian dan penjelasan di atas dapat ditarik kegunaan statistika, yaitu :
- Alat meringkas dan menata
sejumlah besar data, agar mudah dipahami
- Alat bantu untuk mempelajari
atau meneliti populasi dan sampel
- Alat bantu untuk membuat
keputusan
- Alat bantu untuk membuat rujukan
yang dapat diandalkan
Statistika Deskriptif dan Statistika Inferensial
Menurut
Sugiyono (2007 : 21-22), dikatakan
bahwa dalam arti sempit statistik dapat diartikan sebagai data, tetapi dalam
arti luas statistik dapat diartikan sebagai alat. Alat untuk analisis, dan alat
untuk membuat keputusan. Statistik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Statistik Deskriptif dan Statistik Inferensial. Selanjutnya Statistik Inferensial dapat dibedakan
menjadi Statistik Parametris dan Non Parametris. Statistik Deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk
menggambarkan atau menganalisis hasil penelitian, tetapi hasil penelitian itu
tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas (generalisasi/inferensi). Penelitian yang tidak
menggunakan sampel, analisisnya akan menggunakan statistik deskriptif. Demikian juga penelitian yang menggunakan
sampel, tetapi peneliti tidak bermaksud untuk membuat kesimpulan terhadap
populasi dari mana sampel itu diambil, maka statistik yang digunakan adalah
statistik deskriptif. Dalam hal ini teknik korelasi dan regresi juga dapat
berperan sebagai statistik deskriptif.
Statistik Inferensial adalah statistik
yang digunakan untuk menganalisis sampel, dan hasilnya akan digeneralisasikan (diinferensikan) untuk
populasi dimana sampel diambil. Terdapat dua macam statistik Inferensial yaitu
statistik parametris dan non parametris.
Statistik parametris digunakan untuk menganalisis
data interval dan rasio,
yang diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Sedangkan statistik non-parametris digunakan untuk
menganalisis data nominal dan ordinal dari populasi yang bebas distribusi,
artinya tidak harus normal. Dalam hal ini teknik korelasi dan regresi dapat
berperan sebagai statistik inferensial.
Proses
statistika sebagaimana dikemukakan Sanders
dkk seperti yang dikutip oleh Tedjo
(2006 : 2) terdiri dari serangkaian kegiatan, antara lain (a) pengumpulan data,
(b) pengolahan data (mengklasifikasikan, merangkum data), (c) penyajian dan
menginformasikan data, (d) menyimpulkan data, serta (e) menarik kesimpulan tentang karakteristik
populasi.
Kegiatan
(a) sampai dengan (c) dikenal sebagai statistik deskriptif, yakni kegiatan yang
berkaitan dengan bagaimana memperoleh dan menyajikan data atau informasi agar
mudah dipahami oleh pihak lain yang berkepentingan, sedangkan kegiatan (d) dan
(e) dikenal sebagai statistik inferensial, yakni kegiatan yang berkaitan dengan
pengambilan kesimpulan tentang karakteristik populasi yang dikaji.
Dua Jenis Data Numerik
Definisi
statistika mengemukakan bahwa, diperlukan sejumlah data atau bukti untuk
memungkinkan seseorang menganalisis (secara statistika) agar dapat menemukan
sejumlah alternatif keputusan atau tindakan. Data yang diperoleh dari hasil
perhitungan atau pengukuran untuk keperluan analisis menghasilkan nilai yang
beragam dari suatu variabel, yakni karakteristik yang menunjukkan variasi. Variabel yang nilainya diperoleh dari perhitungan disebut variabel deskrit, hasil perhitungannya
disebut frekuensi dan dinyatakan
dengan bilangan deskrit (bilangan
utuh, misalnya jumlah mahasiswa dalam suatu kelas). Variabel yang nilainya
diperoleh dari pengukuran disebut variabel kontinu, hasil pengukurannya
disebut data metrik.
No comments:
Post a Comment